Skip to main content

Aku Coba Buat Cerita, Ini Cara yang Membuatku Tetap Waras



Pernah ga sih kalian ngerasain hidup ini hampa hilang arah dan gitu terus, sampai mikir aku ngga mau lahir di dunia tapi dengan segala kenikmatan yang sudah tuhan berikan itu malah menambah rasa bersalah terhadap nikmatNya. Pada suatu pagi di bulan ramadan aku selalu tidur setelah sholat subuh dan itu ku lakukan terus sampai tgl 8 Maret 2026 entah apa yang salah pada diriku ini rasanya capek jika aku bangun dan menghadapi dunia yang tidak jelas ini. Aku hidup menjadi seorang yang hampir dewasa karna sebentar lagi aku harus bekerja, tapi sampai sekarang aku belum tahu kecenderungan minat dan bakatku dimana, ini lah yang membuat ku stress karena hidup ku tidak diimbangi oleh olahraga dan hanya bermalas malasan lalu didepan laptop. Jika di tanya apa yang unik dari ku aku pun tidak tahu tapi satu yang aku punya rasa penasaran dan kalau aku sedang rajin aku akan mengejarnya sampai aku mendapatkannya. Selama berkuliah jujur saya aku tidak memiliki sesuatu yang itu aku banget kecuali ikut lomba karena aku tahu aku orang nya purpose oriented sedangkan berkuliah rasanya sama kaya isi kepala ku sulit untuk dimengerti jujur ini mah. Nih yaa kalo bisa sekarang aku ngoceh ngoceh pake bahasa inggris biar ga semua orang tau gue lagi ngoceh soal hidup, tapi apa realitanya gue ga bisa bahasa inggris. Capek rasanya melihat kebodohan diri ini, hidup dizaman ai apa apa ai ga bisa dikit di tolong ai, sampe suatu hari aku kepikiran hidup di Indonesia tuh cuma bisa untuk makan hari ini dan besok aja sisanya ditanggung penumpang. Sampai saat ini aku mau belajar publik speaking aja belum bisa terlaksana karna aku banyak diam dan pasif sama semua yang telah terjadi, cita-citaku kadang banayak ingin jadi dosen, peneliti, mapan secara ekonomi, intinya bisa berdiri sendiri lah. Karena secara ngga sadar aku adalah sandwich gen, kenyataan yang ga mau aku terima, apapun itu aku harus bisa menerima. Oke sekarang adalah journaling yang ingin aku lakukan tapi melalui blog ini semoga aku masih mau membaca terus menerus. Aku tarik mundur cerita ku sekaligus bahan evaluasi ku pada desember lalu aku selesai magang dan aku mendapatkan evalusi untuk tidak menyampaikan informasi secara buru-buru dan terlihat seperti panik gitu, sedangkan bener sii itu yang dikatakan oleh X aku sebenrnya punya gangguan cara berkomunikasi. Dalam waktu dekat ini aku ingin membuka kelas konsultasi essay secara gratis dan umum pembahasannya. Aku habis rewatch vid yt yang aku buat rasanya mau balik lagi ke masa video itu. Balik lagi ke masa sekarang, setiap malem aku selalu ingin merencakan proyek ku bisa berjalan lancar tapi apa? yaps lagi lagi aku kacau dengan rencana dan otak ku yang muter - muter tidak terus terang ini. Satu fakta lagi aku adalah manusia yang jam produktifitasnya terbalik, aku gunakan waktu malam untuk beraktivitas sedangkan pagi hari untuk tidur. Hmm kalau dipikir itu tidak boleh, aku sedang mencoba untuk memperbaikinya.  

Halo sekarang hari ke 21 Ramadan, tiba tiba aku terpikirkan masa kecil ku dulu saat aku SMP, jadi dulu waktu aku SMP aku tuh pengen banget punya temen-temen dari anak SMPN 1 nah jadi aku sok kenal aja tuh temen-temen SMP ku dulu, ku mintalah no WA nya ku save yaa wak WA mereka, eh giliran dah dewasa kepikiran ngapain yak dulu gw sksd segitunya sepengen terkenal itu kah gue, pas sekarang sifat pengen jadi orang lain masih ada sih, tapi dikit entah kalo aku kepikiran masa lalu yang ada nyeri di pankreas ku, apapun itu masa pahit dulu kalau ku ingat nyeri wak hati dan pankreasku ini. Saat ini dewasa ini aku cuma mau menerima segala kekurangan ku tanpa harus menjadi orang lain wak, aku ingin menerima semua nasihat orang tua ku khususnya ibunda ku yeah kadang gue bisa nerima kadang sama nyeri wak pakreas ku sama hati ku ini buat bisa nerima semua masukan dan kritikan belio. Kacaulah pokoknya kalo gue kerasukan nenek gayung di tubuh gue. Gue juga berusaha jadi cewe mandiri, mikir biar ga keliatan bodoh, intinya tanggung jawablah sama diri gue sendiri. Siapa lagi wak yang harus tanggung jawab sama diri gue selain gue sendiri, makanya kadang bisa normal kadang kalo lagi kerasukan setan jahanamn bisa gile gue wak. Sampai suatu hari gue mikir gini amat yak buat masuk surga, perih wak rasanya. Tapi realitanya memang begitu mau gimana lagi yaak. Gue sekarang juga mulai bodo amat wak sama semua yang udah-udah, ga mau gue mengingat itu bisa ngabisin memori otak gue yang kicik ini. Gue pernah sih suka sama cowo, tapi endingnya udah ketebak sii ga ada yang bisa ngancurin tembok besar di hati gue, pasti si cowo dah ga betah duluan. Gue juga mulai bodo amat sama orang yang peduli sama gue, peduli setan. Kek saya itu orangnya baperan ya wak, makanya siapa yang bertanggung jawab wak kalo gue kena jebakan batman. Per***an Cowo bingung, semoga lo semua sehat deh yaak. 

Comments

Popular posts from this blog

Alasan Kenapa Aku Memulai Blog: Cerita Jujur dari Seorang Penulis Pemula

Beberapa tahun yang lalu, aku tidak pernah membayangkan bahwa aku akan menulis blog secara konsisten. Bahkan, aku sempat berpikir, "Siapa juga yang mau baca tulisan aku?" Tapi sekarang, meski belum banyak yang membaca atau memberi komentar, blog ini telah menjadi rumah kecil untuk pikiranku—tempat aku bisa jujur, belajar, dan tumbuh. Tulisan ini adalah refleksi. Tentang bagaimana dan kenapa aku memulai blog ini. Tentang apa yang membuat aku bertahan. Dan tentang harapan-harapan kecil yang aku tanam lewat setiap postingan. Awal Mula: Dari Kegelisahan dan Pencarian Diri Semua bermula dari rasa gelisah. Waktu itu aku sedang merasa tersesat—bingung dengan arah hidup, sering membandingkan diri dengan orang lain, dan terlalu sibuk menyenangkan ekspektasi orang lain. Aku suka menulis sejak dulu, tapi belum pernah benar-benar menyalurkannya secara serius. Sampai suatu hari, aku membaca tulisan blog seseorang yang begitu sederhana namun menyentuh. Ia bercerita tentang hidupnya, k...

Zero-Sum Game dalam Kebiasaan Belanja: Bagaimana Berhenti Merugi dan Mulai Lebih Bijak

Pernahkah Anda merasa seperti terjebak dalam lingkaran belanja yang tidak produktif? Anda terus membeli barang-barang yang tidak menghasilkan uang, malah justru menguras tabungan. Jika iya, Anda mungkin terjebak dalam   zero-sum game —situasi di apa yang Anda keluarkan tidak memberikan keuntungan, bahkan membuat Anda terus merugi. Dalam ekonomi,  zero-sum game  adalah kondisi di mana keuntungan satu pihak berarti kerugian bagi pihak lain. Namun, dalam konteks kebiasaan belanja, Anda bisa menjadi pihak yang selalu dirugikan jika tidak mengubah pola konsumsi. Artikel ini akan membahas: ✔ Apa itu zero-sum game dalam kebiasaan belanja? ✔ Mengapa kita terus membeli barang yang tidak menghasilkan uang? ✔ Strategi untuk keluar dari kebiasaan ini dan menjadi lebih menguntungkan. 1. Memahami Zero-Sum Game dalam Kebiasaan Belanja Apa Itu Zero-Sum Game? Dalam teori permainan (game theory),  zero-sum game  adalah situasi di mana keuntungan satu pihak diimbangi oleh kerugian...

Pagi yang Sibuk dan Cerita Menjadi HRD Sehari untuk WriteYuk Batch 6

Pagi ini aku bangun dengan perasaan yang agak campur aduk. Matahari belum naik sepenuhnya, tapi notifikasi di HP-ku sudah mulai berdenting satu per satu. Hari ini bukan hari biasa. Hari ini, aku punya peran baru yang cukup menantang—menjadi HRD untuk seleksi anggota baru divisi Graphic Design WriteYuk Batch 6. Setelah beres dengan rutinitas pagi seperti biasa—minum air putih, merapikan tempat tidur, dan menatap langit sebentar dari jendela—aku mulai mempersiapkan diri. Bukan cuma penampilan yang harus rapi, tapi juga mental yang harus siap. Ini pertama kalinya aku duduk di “kursi lain” dalam proses seleksi. Bukan sebagai peserta, tapi sebagai penyeleksi. Menjadi HRD sehari ternyata bukan sekadar membaca portofolio dan menilai desain. Ada sisi lain yang terasa lebih dalam: aku melihat semangat dari calon anggota baru yang begitu besar untuk bisa bergabung di WriteYuk . Dari cara mereka menjawab pertanyaan, sampai bagaimana mereka bercerita soal karya-karya mereka—semuanya punya keuni...