Skip to main content

Revolusi Rusia

  

 



PENGARUH REVOLUSI BESAR DUNIA 



Hello dears, how are you ? I hope you are will all the best , seperti biasa disini gue mau bagikan artikel tentang Revolusi Rusia.Siapasih yang gak ingin hidup lebih baik bebas dari belenggu yang mengikat setiap individu maka dari itu kita harus berjuan untuk membebaskan belenggu yang memperbudak dirikita nah simak cerita berikut yuk cup cuss dears.

   

1. Revolusi Rusia 


Rusia dipimpin oleh dinasti Rumanov yang didirikan oleh Peter Agung sampai tahun 1917. Di bawah pimpinan pemerintahan Raja Tsar Nicholas II di tahun 1894-1917, pemerintahan Rusia sangat bersifat otokratis dan reaksioner. Tetapi didalam bidang ekonomi sangat progresif (meningkat), dan terutama didalam bidang industri seperti tekstil, batubara, besi, dan pertambangan. Dengan industri yang maju inilah baru muncullah kaum buruh. Di tahun 1905 terjadilah pemberontakan kaum buruh yang bertujuan untuk menuntut persamaan hak dan perbaikan nasib. Hal tersebut sejalan dengan semboyan mereka yaitu sam rasa sama rata. Disamping hal tersebut pemerintahan liberal juga di tuntut oleh para rakyat. Pada waktu itu juga kekalahan yang dialami oleh Rusia melawan Jepang. Didalam situasi yang sedang kacau tersebut, Tsar Nicholas II masih bisa mengatasi keadaan dengan cara menjamin kebebasan dan pembentukan Duma (dewan perwakilan rakyat). Tetapi di dalam Duma juga terjadi pertentangan antara kaum Liberalis dan kaum Sosialis. kaum liberal yang menghendaki adanya monarki konstusional. Sedangkan dari kaum sosialis menghendaki susunan masyarakat yang sosialis. Nicholas II memihak kaum Sosialis dan bersikap sangat keras sehingga Duma dibubarkan. Hal tersebut kemudian mendorong adanya Revolusi Rusia. 

  •  Penyebab Terjadinya Revolusi Rusia: 


1) Pemerintahan Tsar Nicholas II yang Reaksioner (menolak adanya perubahan), kebijakan pemerintah Tsar Nicholas II yang menindas hak-hak politik warga negaranya. 

2) Adanya perbedaan atau kesenjangan sosial yang mencolok antara golongan bangsawan dan raja yang hidup penuh kemewahan dengan para petani dan buruh hidup sangat miskin. 

3) Adanya sistem penguasaan tanah, yang dilakukan oleh golongan bangsawan dan tuan-tuan tanah yang menyengsarakan para petani kecil yang menjadi penyewa tanah. 

4) Berkembangnya paham-paham / aliran politik baru seperti liberalisme yang memberi kebebasan aspirasi politik rakyat dan sosialisme 

Kaum liberal adalah kaum Kadet (konstitusional Demokrat). Aliran tersebut berkeinginan Rusia menjadi kerajaan yang berundang-undang. 

Sedangkan kaum Sosialis berkeinginan untuk susunan rakyat yang sosial serta pemerintahan yang demokratis dan modern. Kaum sosialis terbagi atas dua aliran anasir yang revolusioner. Yaitu: Menshevik (sosial demokrat atau moderet) dan bolsheviks ( radikal yang kemudian berkembang menjadi partai komunis). Golongan yang dipimpin oleh georgi Plekhanau yaitu golongan Mensheviks di gantikan oleh Kerensky. Dan ada juga golongan golongan Bolsheviks yang dipimpin oleh Trotsky dan Lenin. 

5) Akibat kekalahan-kekalahan yang diderita Rusia selama Perang Dunia I sehingga kewibawaan pemerintah di mata rakyat menjadi berkurang. 

6) Munculnya ancaman bahaya kelaparan yang disebabkan oleh kemerosotan ekonomi akibat kemorosotan sector industri dan pertanian karena banyak pekerjanya yang harus dikirim ke medan Perang Dunia I sehingga bidang industri dan pertanian menjadi terabaikan. 

7) Susunan pemerintahan Tsar yang buruk, pemerintahan tidak disusun secara rasional pada masa Tsar II, melainkan dari dasar favoritisme. Didalam pemerintahan Tsar tidak memilihorang-orang

yang cakap. Orang-orang yang dipilih oleh Tsar hanyalah orang orang -orang yang disukainya untuk jabatan-jabatannya. Dalam hal tersebut Ncholas II sangat dipengaruhi oleh istrinya, Tsarrina Alexandra. 

 

  • Proses Terjadinya Revolusi Rusia 

Revolusi rusia di bagi 2 tahap pada tahun 1917, yaitu revolusi Februari dan revolusi Oktober. 

 

1) Revolusi Februari 1917 

 

Revolusi yang dimulai dari Petrograd (sekarang Leningrad)dengan para demonstrasi yang menuntut bahan makanan. Dan juga pemogokan di banyak perusahaan-perusahaan. Revolusi tersebut di lakukan oleh kaum Kadet (Konstitusional Demokrat), Bolshewiki dan menshewiki kemudian bisa menyingkirkan Tsar Nichollas II. Tampuk pemerintahan dikendalikan oleh para kaum Kadet dengan cara pemerintahan sementara. Tetapi kaum kudet tidak bisa menjalankan perubahan-perubahan seperti yang dituntut oleh kaum rakyat. Karensky yang memimpin kaum Menshewiki pertama. Ia menjunjung kembali kehormatan dari Rusia dimata dunia internasional di karenakan kekalahan-kekalahan Rusia dalam peperangan. Setelah itu mengadakan perubahan pemerintahan dalam negeri. Serangan kepada Jerman secara besar-besaran dalam perang dunia I segera dilakukan tetapi gagal. Hal tersebut mengakibatkan hilangnya kepercayaan Menshewiki dari rakyatnya. Kesempatan tersebut digunakan sebaik-baiknya oleh para kaum Bolshewiki untuk menyusun kekuatan yang bertujuan untuk merebut pemerintahan. 

 

2) Revolusi Oktober 1917 

 

Disaat kepercayaan rakyat hilang kepada Menshewiki. Kaum Bolshewiki segera mendekatkan diri kepada rakyat dan memberikan janji adanya pembagian tanah dan perdamaian. Dengan cara tersebut Bolshewiki berhasil mendapatkan kepercayaan simpati dan dukungan dari rakyat. Yang sebelumnya kaum Bolshewiki mempersiapkan diri dengang wajib militer kepada para pekerja kemudian menjadi pengawal merah. Di bawah pimpinan Trotsky, sudah siap untuk merebut kekuasaan. Revolusi diawali di Petrogard yang dipimpin oleh Lenin yaitu penyerukan untuk mendirikan Republik Soviet. Angkatan laut dan angkatan darat yang memihak Lenin. Menshewiki dibawah pimpinan kerensky behasil disingkirkan pada tanggal 25 Oktober 1917. Pemerintahan baru di rusia akhirnya dapat dipegang oleh kaum Bolshewiki. 

 

  • Dampak Revolusi Rusia 

 

Meluasnya paham komunis di dunia yang dikarenakan Revolusi Rusia yang dimenangkan oleh kaum komunis radikal (Bolshevik). Pada saat itu negara-negara ketiga yang masih dijajah oleh bangsa lain dengan segera mengadopsinya. Dan juga negara-negara yang baru dibentuk dan negara-negara yang yang rakyatnya telah bosan hidup didalam kekangan feodalisme penguasa. Paham baru tersebut juga menjalar ke Indonesiayang pada waktu itu menghidupkan organisasi-organisasi pergerakan yang menuju ke arah kemerdekaan. Organisasinya juga menganutnya yang juga bersikap radikal (nonkooperatif) kepada Belanda, yang bahkan di kemudian hari jelas melakukan pemberontakan. Contohnya yaitu ISDV yang setelah Indonesia merdeka mengubah namanya menjadi PKI. 

 

 Nah itu dia cerita perjuangan untuk memerdekakan diri serta bangsa, jadi dengan adanya revolusi kita bias belajar dari masa lalu untuk hidup dimasa depan yang lebih baik lagi . Dapat disimpulkan ya adanya revolusi bias memberikan dampak besar bagi sebuah negara. 


Sampai jumpa diartikel berikutnya terus semangat ya dears I hope you always follow me, thanks for reading dears.


Comments

Popular posts from this blog

Zero-Sum Game dalam Kebiasaan Belanja: Bagaimana Berhenti Merugi dan Mulai Lebih Bijak

Pernahkah Anda merasa seperti terjebak dalam lingkaran belanja yang tidak produktif? Anda terus membeli barang-barang yang tidak menghasilkan uang, malah justru menguras tabungan. Jika iya, Anda mungkin terjebak dalam   zero-sum game —situasi di apa yang Anda keluarkan tidak memberikan keuntungan, bahkan membuat Anda terus merugi. Dalam ekonomi,  zero-sum game  adalah kondisi di mana keuntungan satu pihak berarti kerugian bagi pihak lain. Namun, dalam konteks kebiasaan belanja, Anda bisa menjadi pihak yang selalu dirugikan jika tidak mengubah pola konsumsi. Artikel ini akan membahas: ✔ Apa itu zero-sum game dalam kebiasaan belanja? ✔ Mengapa kita terus membeli barang yang tidak menghasilkan uang? ✔ Strategi untuk keluar dari kebiasaan ini dan menjadi lebih menguntungkan. 1. Memahami Zero-Sum Game dalam Kebiasaan Belanja Apa Itu Zero-Sum Game? Dalam teori permainan (game theory),  zero-sum game  adalah situasi di mana keuntungan satu pihak diimbangi oleh kerugian...

Belajar Bahasa Inggris untuk Kerja: Kunci Sukses Karier di Era Global

  Bahasa Inggris bukan lagi sekadar pelajaran di sekolah. Dalam dunia kerja yang makin kompetitif, kemampuan berbahasa Inggris kini menjadi salah satu syarat penting untuk berkembang dan bersaing. Banyak perusahaan, baik lokal maupun multinasional, mencari kandidat yang mampu berkomunikasi dengan baik dalam bahasa Inggris. Lalu, bagaimana cara belajar bahasa Inggris yang efektif untuk dunia kerja? Dalam artikel ini, kita akan membahas: Mengapa bahasa Inggris penting untuk dunia kerja Skill bahasa Inggris yang dibutuhkan di tempat kerja Cara belajar bahasa Inggris untuk pemula hingga profesional Rekomendasi sumber belajar gratis dan berbayar Tips menjaga konsistensi belajar sambil bekerja Mengapa Bahasa Inggris Penting untuk Dunia Kerja? Bahasa Inggris adalah bahasa internasional yang digunakan dalam berbagai sektor pekerjaan seperti teknologi, pendidikan, pariwisata, keuangan, dan diplomasi. Berikut beberapa alasan mengapa kamu perlu menguasainya: Peluang K...

Cara Menemukan Siapa Sebenarnya Saya dan Tujuan Hidup di Tengah Banyaknya Kehidupan Manusia

Di dunia yang begitu luas dengan miliaran manusia, seringkali kita merasa tersesat dan bertanya:  "Siapa sebenarnya saya?"  dan  "Apa tujuan hidup saya?" . Pertanyaan-pertanyaan ini mungkin terlihat sederhana, tetapi jawabannya bisa sangat kompleks. Banyak orang menghabiskan waktu bertahun-tahun tanpa benar-benar memahami diri mereka sendiri atau apa yang ingin mereka capai dalam hidup. Akibatnya, mereka merasa hampa, tidak bahagia, atau terjebak dalam rutinitas yang tidak memuaskan. Artikel ini akan membahas langkah-langkah praktis untuk menemukan jati diri dan tujuan hidup Anda, sehingga Anda bisa hidup dengan lebih bermakna dan terarah. 1. Mengenal Diri Sendiri: Langkah Pertama Menemukan Identitas Sejati Sebelum menemukan tujuan hidup, Anda perlu memahami siapa diri Anda sebenarnya. Berikut beberapa cara untuk mulai mengenal diri sendiri: a. Refleksi Diri Luangkan waktu untuk merenung. Tanyakan pada diri sendiri: Apa nilai-nilai yang paling penting bagi saya? Apa...